oleh

Investor Masih Yakin Berinvestasi di Bengkulu

Senator Riri Apresiasi Realisasi Investasi Daerah Tercapai 100 Persen
//Bukti Kepercayaan Investor Kepada Provinsi Bengkulu Tinggi

BENGKULU – Dengan tercapainya realisasi target investasi daerah periode tahun 2020 lalu dimana jumlah investasi mencapai Rp 8 Triliun. Dan tahun 2021 ada keyakinan dari DPMPTSP Provinsi kembali akan tercapai target meskipun target sedikit turun. Senator muda Bengkulu Hj. Riri Damayanti John Latief S.Psi MM memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut, “Tentu, kita memberikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga iklim investasi di Bengkulu meskipun ditengah wabah pandemi Covid-19. Harapan kita, kedepan investasi terus meningkat seiring masuknya para investor yang tentu ini menjadi tonggak awal kemajuan daerah kita untuk menjadi semakin baik kedepannya. Kemudian ayo kita sama-sama pertahankan jaga nama baik daerah dan memberikan layanan prima bagi para investor, baik berupa layanan publik proses administrasi perizinan maupun memberikan rasa aman dan nyaman bagi para investor sehingga mereka yakin untuk menanamkan investasi didaerah kita,” ungkap Riri Damayanti, Rabub(4/8).
Sebelumnya target investasi daerah hingga akhir tahun 2021. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu mengatakan yakin bahwa target tersebut akan mampu tercapai, meskipun berdasarkan informasi dari BKPM pusat realisasi investasi daerah selama triwulan pertama dan kedua tahun ini, Bengkulu baru tercatat realisasi investasi daerah Rp 3,1 Triliun, “Untuk target kita sebelumnya jika mengacu pada tahun 2020 lalu. realisasi investasi daerah meskipun masih pandemi Rp 8 Triliun masih tercapai. Namun pada tahun 2021 ini, target investasi daerah turun jadi Rp 7,2 T. dan hasil capaian triwulan pertama kita hanya Rp 1,56 T. lalu triwulan kedua tahun 2021 ini hanya Rp 1,59. Total kita hingga triwulan kedua Bulan Juni lalu tercatat baru 3,1 T capaian investasi daerah. kalau secara nasional Bengkulu berada diperingkat ke 22 untuk realisasi investasi daerah,” ungkap Kepala DPMPTSP Provinsi Bengkulu Karmawanto M.Pd saat ditemui, Selasa (3/8).
Adapun kenapa hingga triwulan kedua capaian investasi daerah belum sampai 50 persen? Karmawanto menerangkan bahwa hal itu karena ada beberapa perusahaan yang belum melapor akibat dampak dari PPKM dan pandemi Covid-19, padahal sebenarnya beberapa perusahaan itu sudah berinvestasi di daerah, “Jadi meskipun saat ini masih PPKM dan pandemi belum reda. Kita optimisi bahwa target realisasi investasi daeah akan tercapai. Dan target investasi itu dibebankan BPKM RI kepada DPMPTSP masing-masing daerah,”terangnya.
Kemudian apa saja penyumbang investasi daerah di Bengkulu? mantan Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Bengkulu itu menyampaikan, penyumbang investasi daerah lebih banyak disumbangkan dari sektor kelistrikan, “Kemudian dari Perkebunan, Perindustrian dan Perdagangan. Lalu suasana iklim investasi didaerah kita juga cenderung kondusif meskipun masih pandemi, sebab itu, kita yakin realisasi investasi akan tercapai sesuai target,” urai Karmawanto. (07)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed