oleh

46 Petugas Gabungan Siaga di Perbatasan Bengkulu-Sumbar

Basurek.com, Mukomuko – Petugas penjagaan perbatasan dengan Sumatera Barat diminta agar lebih ketat melakukan tes cepat antigen bagi pendatang baru guna mencegah penyebaran COVID-19 di daerah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Desriani dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu (16/5/2021) dilansir dari antara, mengatakan hal itu karena banyak masyarakat keluar kota dengan tujuan silahturahmi dan liburan.

“Hasil pemantauan kami melalui status dan posting di media sosial, banyak masyarakat Kabupaten Mukomuko yang keluar kota dengan tujuan silahturahmi dan liburan,” ujarnya pula.

Ia mengatakan, menyikapi perkembangan situasi ini, mohon petugas yang melakukan penjagaan perbatasan Provinsi Bengkulu dengan Sumatera Barat lebih ketat melakukan pemeriksaan diikuti dengan wajib “rapid test”.

“Bagi masyarakat yang masuk ke wilayah Kabupaten Mukomuko, “Mandatory Test” ini perlu kita lakukan untuk melindungi masyarakat Mukomuko dari penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Sementara itu, petugas gabungan dari Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resor Mukomuko bersama TNI, bidang perhubungan, Satpol PP sejak beberapa hari terakhir memperketat penjagaan untuk mengantisipasi masuknya orang yang mudik melalui jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Bengkulu-Provinsi Sumatera Barat.

Setiap hari sebanyak 46 petugas gabungan dari delapan unsur yang disiagakan di perbatasan Bengkulu dengan Sumatera Barat di wilayah Sungai Serik Kabupaten Mukomuko.

Ia mengatakan, sebanyak puluhan petugas gabungan tersebut dibagi menjadi dua sif untuk melaksanakan tugas di posko penyekatan di perbatasan dua provinsi ini.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko menyiapkan sebanyak 1.000 alat tes cepat antigen untuk mendeteksi orang yang terjangkit virus corona di pos  perbatasan Bengkulu dengan Sumatera Barat.

Ia yakin sebanyak 1.000 alat tes antigen cukup untuk mendeteksi orang yang terjangkit virus corona jenis baru di wilayah perbatasan.

Ia mengatakan setiap hari sebanyak delapan orang tenaga kesehatan dari tiga Puskesmas yang berada dekat perbatasan Bengkulu dengan Sumatera Barat yang akan mengambil sampel tes antigen milik warga yang dicurigai terjangkit virus corona.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed