oleh

Indomaret Diminta Taat Peraturan

Basurek.com, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu (Pemkot) mengambil langkah tegas yaitu dengan menutup sementara Indomaret yang belum memiliki izin.

Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan, masih banyak indomaret yang belum mengakamodir produk UMKM lokal sebesar 20 persen.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

“Memang pihak indomaret belum memenuhi atau melengkapi beberapa syarat perizinan. Jadi, waktu rapat bersama Forkopimda keputusannya ialah menutup indomaret sementara dan kita ingin manajemen indomaret untuk taat azas dan peraturan,” sampai Dedy Wahyudi, Rabu (24/03/2021).

Pada kesempatan ini, Dedy menjelaskan beberapa pertanyaan alasan kenapa Pemkot baru sekarang mengambil langkah tegas untuk menutup indomaret.

“Di Kota Bengkulu ini, kita memang welcome untuk mereka berinvestasi. Diharapkan sambil berjalan usahanya mereka melengkapi juga perizinannya, tetapi kali ini malah sebaliknya. Supaya tidak ada praduga yang macam-macam seperti pemerintah bermain atau yang lainnya, maka kita putuskan indomaret untuk tutup sementara. Apabila tidak juga dipenuhi akan kita tindak tegas kembali,” jelas Dedy. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed