oleh

Senator Riri: Cegah Gas Melon Kembali Langka

Basurek.com, Bengkulu – Sejak dilaunching Januari lalu, kartu kendali gas elpiji 3 Kg yang diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu atau ekonomi menengah kebawah akan lebih dimasifkan lagi pengawasannya oleh pihak PT Pertamina. Pihak Pertamina juga minta dukungan dari Pemerintah untuk sama-sama melakukan pengawasan yang lebih masif lagi.

Sedangkan terkait kartu kendali elpiji, Sales Area Manager Retail Lampung Bengkulu PT Pertamina (Persero) Donny mengatakan bahwa setelah ini pihaknya akan sampaikan rencana strategi untuk memasifkan kartu kendali di seluruh pangkalan elpiji yang ada di Kota Bengkulu.

“Dan kami akan membuat proposal juga untuk program-program yang lain contohnya CSR dari kami selaku salah satu BUMN. Nanti kita bahas bersama untuk level teknisnya,” kata Donny.

Sementara Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengapresisasi langkah tersebut untuk mengendalikan gas elpiji 3 kg.

Menurutnya, banyak warga yang mengeluhkan akan kelangkaan gas 3 kg. Di beberapa titik, terlihat antrian panjang warga untuk memperoleh komoditas yang sering disebut gas melon tersebut. Dalam hal ini, warga miskin paling dirugikan.

“Beban masyarakat sudah cukup berat menghadapi pandemi ini, jangan ditambah lagi dengan sulitnya mencari gas. Temukan siapa yang berbuat curang. Kasih sanksi berat agar jera. Semoga ke depan pemerintah bisa membuat peta yang jelas agar masalah gas ini Indonesia bisa mandiri, tidak lagi bergantung pada impor,” jelas Riri Damayanti.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menemukan alasan perbedaan harga elpiji subsidi dengan nonsubsidi terlampau besar sehingga dengan adanya kebijakan pembatasan sosial membuat kebutuhan penggunaan LPG di rumah-rumah warga mengalami peningkatan. [MM]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed