oleh

Diduga Korupsi ADD Dana Desa, Kades Dijemput Jaksa

Basurek.com, Rejang Lebong – BH Kepala Desa Air Kati, Kecamatan Padang Ulak Tanding diduga telah melakukan tindak pidana korupsi terhadap penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2017  Sebesar Rp 306 juta.

Akibat hal tersebut, Kejaksaan Negeri Rejang Lebong langsung melakukan penahanan terhadap BH.

Kepala Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Yadi Rachmat Sunaryadi didampingi Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Heri Antoni menyampaikan bahwa BH melakukan penyelewengan ADD dan DD tahun 2017 dengan cara mengelola anggaran secara pribadi, tanpa melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Bendahara, maupun Sekretaris Desa.

“Tersangaka BH ini mengelola sendiri anggaran ADD dan DD tahun 2017. Dari hasil audit terjadi kerugian keuangan negara senilai Rp306 juta. Terhadap BH langsung kita lakukan penahanan di Rutan Polres Rejang Lebong,” terang Kajari, Senin (1/2/2021).

Ditambahkan Kajari berdasarkan hasil perhitungan Tim Auditor Inspektorat Rejang Lebong, Slamet Riyadi, diketahui terdapat kekurangan fisik pada pekerjaan pembangunan jalan telford sebesar Rp221,5 juta. Kekurangan volume siring pasang senilai Rp34,5 juta. Pajak yang sudah dipungut namun belum disetorkan ke kas negara sebesar Rp60,2 juta.

“Untuk pengganti kerugian negara akibat dugaan korupsi yang dilakukan tersangka ini, kita telah melalukan penyitaan terhadap 1 sertifikat hak milik atas nama BH, yang dimaksudkan sebagai pengganti untuk membayar kerugian negara,” kata Kajari.

Kajari juga menyampaikan bahwa BH sendiri telah mengakui perbuatannya, dan uang hasil korupsi tersebut telah dipergunakan untuk keperluan pribadinya. [*]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed