oleh

HIPMI dan Pemkot Kolaborasi Soal Sampah di Pantai Panjang, Ini Rencananya

Basurek.com, Bengkulu – Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap lingkungan, Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Provinsi Bengkulu dan Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Kota Bengkulu melakukan aksi pembersihan sampah dikawasan Pantai Panjang, Minggu (31/1).

Ketua Umum BPD Hipmi Provinsi Bengkulu, Yuan Degama didampingi Ketua OKK BPD Hipmi Bengkulu yang juga Calon Ketua Umum (Caketum) BPD Hipmi Bengkulu, Undang Sumbaga dan Ketua Umum BPC Hipmi Kota Bengkulu, Akmad Basir menyampaikan bahwa selain menggelar aksi pembersihan sampah di Pantai Panjang, sebagai bentuk dukungan nyata HIPMI juga menyumbangkan 10 buah tong sampah.

“Bantuan ini adalah bentuk dukungan nyata dan cepat yang di berikan oleh BPD dan BPC Hipmi. Donasi ini bertujuan agar Kota Bengkulu menjadi Kota yang bersih dan sehat,” terang Akmad Basir.

Kedepannya lanjut Akmad Basir, Hipmi berkomitmen agar program seperti ini terus berkelanjutan tidak hanya sebatas riuh sejenak saja. Maka dari itu kedepan baik itu pengurus BPD dan BPC akan menggelar agenda rutin bersih pantai. Nanti juga akan kita jajaki kerjasama setiap minggu seperti apa dengan dinas atau istansi terkait.

“Kalau lingkungan bersih, masyarakat yang berdomisili di lingkungan objek wisata ini khususnya para pedagang juga sehat, dan pengunjung yang datang akan nyaman dan senang,” imbuhnya.

Sementara, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengatakan, sampah masih menjadi persoalan rumit yang dihadapi oleh daerah perkotaan di dunia, Indonesia, termasuk Bengkulu. Selama masa pandemi covid-19, permasalahan sampah kian bertambah dengan meningkatkan timbunan sampah rumah tangga.

Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini mengajak semua pihak untuk membudayakan gaya hidup bersih dengan diet kantong plastik dan memanfaatkan sampah tak terpakai untuk hal-hal yang bermanfaat atau sering dikenal dengan gaya hidup zero waste.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini menambahkan, saat ini Komite II pada masa sidang II penyusunan RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah telah sampai pada tahap finalisasi yang dilaksanakan pada tanggal 8 hingga 10 November 2020.

Selian itu, di kesempatan ini BPD dan BPC Hipmi Bengkulu berencana akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bengkulu untuk menyulap lokasi tumpukan sampah di kawasan Pantai Panjang menjadi taman HIPMI dan pembuatan kawasan sentral durian.

 

Dikesempatan yang sama Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi juga berharap agar para pengurus BPD dan BPC Hipmi Bengkulu dapat menginisiasi pabrik pengolahan limbah dari kulit kelapa menjadi pupuk kompos agar bisa termanfaatkan dengan baik dan berguna tidak menjadi limbah yang merusak seperti sekarang ini.

“Pagi ini BPD dan BPC Hipmi Bengkulu bersama Pemerintah Kota Bengkulu berkolaborasi bersama guna mengatasi permasalah sampah yang ada di Kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu. Program yang di inisiasi oleh kalangan anak muda yang tergabung di Hipmi ini adalah hal – hal kecil yang berdampak sangat luas sekali, luar biasa cerdas adik – adik Hipmi ini. Terima kasih HIPMI atas aksi nyata, bukan cuma retorika,” terang Dedy Wahyudi. [**]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed