oleh

Pastikan Infrastruktur Tangguh Hadapi Bencana Bengkulu

Basurek.com, Bengkulu – Bencana beruntun yang terjadi sejak awal tahun 2021 hingga saat ini menimbulkan lahirnya banyak doa dan harapan di tengah-tengah masyarakat sekaligus menjadi alarm agar setiap ancaman musibah seperti gempa, tsunami, likuefaksi dan lain sebagainya dapat dihadapi dengan kesiapan penuh.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengatakan, sebagai kawasan dengan panjang garis pantai mencapai sekira 525 kilometer meliputi 6 kabupaten dan 1 kota yang berada di wilayah pesisir, Bengkulu harus memeriksa seluruh infrastrukturnya agar benar-benar tahan terhadap bencana.

“BMKG sudah ngingatin, infrastruktur pesisir harus tahan bencana. Semua fasilitas publik seperti bandara, pelabuhan, terminal dan lain-lain harus dilengkapi dengan mekanisme persiapan menghadapi gempa, tsunami, likuefaksi dan bencana lainnya. Apakah Bengkulu sudah siap? Saya siap menampung setiap aspirasi mengenai hal ini,” kata Riri Damayanti, Rabu (20/1/2021).

Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini meminta kepada setiap pemerintah daerah di Bengkulu yang belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) rencana tata ruang wilayah (RTRW) segera merampungi aturan tersebut.

“Karena ini sangat diperlukan untuk melakukan mitigasi bencana melalui penataan ruang. Semoga tahun ini semua kabupaten/kota sudah punya Perda RTRW jadi Bengkulu punya infrastruktur yang benar-benar tangguh dalam menghadapi bencana,” sampai Riri Damayanti.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN Provinsi Bengkulu ini menekankan, sebagai daerah rawan bencana, seluruh masyarakat Bumi Rafflesia harus terus menerus mendapatkan edukasi dan simulasi bencana.

“Supaya terbiasa dan siap melakukan evakuasi mandiri untuk berjaga-jaga kalau ada bencana yang bisa terjadi lagi kapan saja dan di mana saja. Kalau semua sudah tahu apa yang harus dibuat ketika bencana terjadi, masyarakat sudah paham harus kemana, bagaimana cara bertahan, menyelamatkan nyawanya sendiri dan orang lain lalu kembali bangkit dengan optimis,” ungkap Riri Damayanti.

Wakil Ketua Bidang OPK BKMT Dewan Masjid Indonesia Provinsi Bengkulu ini menambahkan, sejarah mencatat dengan sempurna bahwa bencana sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan menjadi ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala agar manusia tidak sombong dan mau bersujud kepada-Nya.

“Cukup sudah hura-hura dan melakukan semua perkara yang sia-sia, kembalilah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, Tuhan yang menguasai langit dan bumi. Banyak-banyak berdoa, semoga Allah terima dan selamatkan Indonesia dari bencana,” demikian Riri Damayanti. [**]

Daftar bencana alam yang terjadi selama Januari 2021 dari berbagai sumber:

1. Gempabumi Mamuju dan Majene
2. Banjir Kepulauan Riau
3. Banjir Pulau Bawean
4. Banjir Indramayu
5. Banjir Halmahera
6. Banjir Polewali Mandar
7. Banjir Kepulauan Bangka Belitung
8. Banjir Tasikmalaya
9. Banjir Nunukan
10. Banjir Kalimantan Barat
11. Banjir Kalimantan Selatan
12. Banjir Bandang Bener Meriah
13. Banjir Jember
14. Banjir Jombang
15. Banjir Aceh Timur
16. Banjir Kolaka Utara
17. Banjir Solok
18. Banjir Sampang
19. Banjir Sidoarjo
20. Erupsi Sinabung
21. Erupsi Semeru
22. Longsor Batam
23. Longsor Cianjur
24. Longsor Gayo Lues Aceh
25. Longsor Manado
26. Longsor Sumedang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed